0852-9360-0213

( pcs) Checkout

Senin s/d Jumat buka jam 08:00 WIB - 16:00 WIB, Sabtu jam 08:00 WIB - 13:45 WIB, Minggu & Hari Besar Libur
Selamat datang di Manxigroup. Jika ada pertanyaan tentang stock atau produk yang tidak tertera di website bisa langsung hubungi kami. Happy Shopping~
Beranda » Artikel Terbaru » Modul Lengkap CCTV: Jenis-Jenis Sensor Pada CCTV (Part 3)

Modul Lengkap CCTV: Jenis-Jenis Sensor Pada CCTV (Part 3)

Diposting pada 24 May 2017 oleh Admin Manxigroup

MANXIGROUP.COM | JASA PASANG CCTV MURAH DI SOLO | JUAL CCTV MURAH DI SOLO | TOKO CCTV MURAH. Modul CCTV sudah masuk ke bagian ke-3, kali ini kita akan memberikan informasi mengenai jenis-jenis sensor pada CCTV. Karena setiap jenis kamera CCTV memiliki jenis sensor yang berbeda. Pemilihan pemasangan Kamera CCTV bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, dan apabila hendak menggunakan semua jenis CCTV tidak masalah. Namun, Anda juga sebaiknya mempertimbangkan spesifikasi dan sensor yang dimiliki setiap kamera, seperti;

Kamera CCTV

1. CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor)

Adalah teknologi untuk membangun sirkuit terpadu dimana teknologi ini digunakan dalam mikroprosesor , mikrokontroler , RAM statis , dan logika digital sirkuit. Teknologi CMOS juga digunakan untuk beberapa sirkuit analog seperti sensor gambar , konverter data , dan sangat terintegrasi transceiver untuk berbagai jenis komunikasi.

2. CCD (Charge-coupled device)

Adalah perangkat untuk pergerakan muatan listrik, biasanya dari dalam perangkat ke daerah di mana muatan dapat dimanipulasi, untuk konversi misalnya menjadi nilai digital. Hal ini dicapai dengan “pergeseran” sinyal antara tahap dalam satu perangkat pada satu waktu. CCD memindahkan muatan antara kapasitif bins pada perangkat, dengan pergeseran yang memungkinkan untuk transfer biaya antara bins. Seringkali perangkat ini terintegrasi dengan sensor gambar, seperti perangkat fotolistrik, sehingga membuat teknologi CCD di unggulkan untuk digital imaging. Meskipun CCD bukan satu-satunya teknologi untuk memungkinkan untuk deteksi cahaya, CCD secara luas digunakan dalam aplikasi profesional, medis, dan ilmiah dimana data gambar berkualitas tinggi diperlukan.

3. TVL (Television Lines / TV Lines)

Resolusi kamera CCTV dinyatakan dalam ukuran ‘TVL’ yang kepanjangan dari Television Lines/TV Lines. Istilah ‘TVL’ telah digunakan sejak penemuan televisi analog. Tujuannya adalah menyediakan ukuran suatu kinerja resolusi dari sistem TV untuk dapat dinilai. ‘TVL’ merupakan ukuran horisontal untuk mengukur seberapa bagus gambar tersebut ditampilkan pada layar. Garis vertikal TV memiliki scaning maksimum 350 line serta tidak variabel pada sisyem 525-line (NTSC system). Namun garis horizontal TV, yang digunakan sebagai parameter kualitas gambar, bervariasi tergantung pada kualitas kamera, lensa transmisi, dan monitor yang di gunakan. Jumlah garis horisontal ini dihasilkan dari detail halus sejumlah garis vertikal hitam dan putih yang sama dan ditampilkan pada seluruh layar tampilan. Semakin tinggi resolusi kamera maka harga unit kamera semakin mahal.

Umumnya resolusi kamera CCTV sebagai berikut :

  • Dibawah 350 atau 320 – 350TVL = kamera dengan resolusi rendah
  • 350 – 420 atau 350 – 450TVL = kamera dengan resolusi menengah
  • 450 – 520 atau 450 – 540TVL = kamera dengan resolusi tinggi

4. LUX

Kemampuan kamera CCTV untuk masih dapat menangkap gambar pada pencahayaan minimum dinyatakan sebagai minimum lux. Minimum satuan cahaya (lux) dapat diperumpamakan jika lilin adalah berjarak satu kaki dari sebuah objek, maka hal itu memberikan satu kaki-lilin dari pencahayaan cahaya ke objek. Satuan lux (nilai pencahayaan) mencoba untuk memberi gambaran hubungan energi aktual per satuan-daerah yang menerangi pada permukaan berdasarkan atas persepsi mata manusia.

5. Varifocal

Varifocal merupakan kependekan dari variable focal. Lensa varifocal artinya milimeter lensa tersebut bisa diatur dalam batas minimum dan maksimumnya. Umpamanya varifocal 6mm – 12mm, maka itu artinya lensa tersebut bisa menjelajah fokus mulai dari 6mm hingga 12mm. Sebagaimana kaidah di atas, maka apabila objek terlihat kurang dekat (baca: kurang jelas), maka lensa tersebut bisa diputar tangan ke arah lebih besar, sehingga objek seolah-olah mendekat. Demikian pula sebaliknya, jika sudut pandang kurang lebar, maka lensa diatur ke arah yang kecil. Aplikasi lensa varifocal ini misalnya pada camera di atas pintu garasi yang mengarah ke pintu pagar untuk mengamati tamu. Jika tamu terlihat “kurang dekat” (sosoknya tidak jelas), maka lensa bisa diputar ke nilai mm yang lebih besar. Pengaturan ini hanya dilakukan satu kali saja. Artinya setelah cocok dengan keinginan user, selanjutnya lensa tidak diatur lagi, karena repot jika harus naik-turun ke camera.

Dan pada dasarnya semua jenis masuk dalam kategori baik, hanya saja disesuaikan dengan baik dari segi jarak pantau objek dengan camera, kemudian output visual monitor dan alat pengolah gambar atau perekamnya. Jika beberapa hal tersebut diperhatikan, termasuk perawatan setiap perangkat maka performa perlengkapan instalasi CCTV camera bekerja dengan baik meskipun seluruh jenis mengunakan kualitas standar.

Manxigroup.com melayani pemasangan cctv berkualitas dengan harga murah, pelayanan yang memuaskan, dan gratis biaya pengiriman untuk wilayah solo. Serahkan urusan pemasangan CCTV kepada ahlinya, yaitu Manxigroup.

Bagikan informasi tentang Modul Lengkap CCTV: Jenis-Jenis Sensor Pada CCTV (Part 3) kepada teman atau kerabat Anda.

Modul Lengkap CCTV: Jenis-Jenis Sensor Pada CCTV (Part 3) | MANXIGroup.com

Belum ada komentar untuk Modul Lengkap CCTV: Jenis-Jenis Sensor Pada CCTV (Part 3)

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR